SISTEM PENDATAAN “AYO PRAMUKA” MILIK KWARNAS MULAI MASUK KE KWARDA JATIM, BAGAIMANA DENGAN SIPA?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp

Surabaya – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mendorong Digitalisasi dengan SuperApp “AyoPramuka”

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tengah melakukan digitalisasi melalui sistem informasi pendataan anggota Gerakan Pramuka dengan meluncurkan aplikasi “AyoPramuka,” yang dirancang sebagai superApp dengan beragam fitur.

Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur telah memiliki sistem pendataan bernama SIPA Pramuka Jatim, yang telah digunakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Timur selama sekitar 10 tahun.

Pada 12 Juni 2024, Kwarda Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Pendataan Anggota Gerakan Pramuka di kantor Kwarda Jatim. Acara ini diikuti oleh 74 peserta dari 38 Kwarcab se-Jawa Timur, terdiri dari Waka Kwarcab, Sekretaris, Andalan, dan Staf Kwartir Cabang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh narasumber dari Kwartir Nasional, Kwarda Jatim, dan Dispora Jatim. Dari Kwarcab Pacitan, hadir dua pengelola pendataan, yaitu Kak M. Khoirudin dan Kak Reza Prasetya Andika, yang saat ini menjadi staf Kwarcab Pacitan.

Aplikasi AyoPramuka saat ini memiliki 19 fitur yang dapat digunakan oleh anggota Pramuka yang telah memiliki akses dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka. Fitur-fitur tersebut antara lain: Profil Keanggotaan, KTA Digital dan Kepramukaan, Profil Pangkalan, Profil Kwartir, Kelola Kegiatan, Berita Kepramukaan, Data Potensi, Statistik Keanggotaan, Presensi, SKU/SKK Online, Buku Saku & E-Learning, Media Sosial Pramuka, Games Pramuka, TPGP, E-Surat, dan ATAS.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mendorong transformasi digital untuk meningkatkan organisasi dalam menghadapi era teknologi yang semakin berkembang pesat, serta menyesuaikan mode dan budaya generasi baru agar lebih inovatif, efisien, dan efektif.

Sejak Kwarda Jatim disahkan oleh Kwarnas, Kwarda Jatim mendukung sepenuhnya program Kwartir Nasional, salah satunya adalah pendataan anggota Gerakan Pramuka.

Kak Endramawan, Andalan Kwarda Jatim bidang IT, menyampaikan bahwa riwayat anggota di SIPA berupaya diintegrasikan ke AyoPramuka. “Kita berupaya data yang sudah masuk di SIPA dapat diintegrasikan dengan AyoPramuka Kwarnas agar riwayat yang sudah diperoleh dapat dilanjutkan oleh anggota Pramuka,” pungkasnya.

Namun, banyaknya masalah terkait keamanan data masih menjadi kendala dalam sistem pendataan anggota AyoPramuka. Selain itu, tingginya biaya yang ditawarkan untuk memiliki kartu AyoPramuka oleh Kwarnas juga menjadi sorotan dalam kegiatan kemarin.

“Semoga dalam kegiatan berikutnya kwartir nasional lebih siap untuk menyelesaikan masalah masalah yang dikeluhkan oleh kakak – kakak yang hadir di kegiatan kemarin, berikutnya tidak menutup kemungkinan masih banyak kegiatan serupa seperti Bimtek karena kegiatan kemarin adalah kegiatan pertama untuk mengenalkan Ayo Pramuka di kwarcab se kwarda Jatim” ujar kak Reza staf kwarcab yang ikut hadir dalam kegiatan Sosialisasi ayoPramuka.

Tinggalkan Balasan

Terbaru
Pengumuman